JOKI 3 IN 1

.
Yang tinggal di Jakarta, dan sering melewati seputaran poros jalan protokol, Jalan Jend Sudirman – Jalan M.Husni Thamrin juga Jalan Gatot Subroto pasti sering menemuinya.  Atau bahkan menjadi penggunanya.

Para pembaca pasti sudah mengetahui bahwa di kawasan tersebut, pada jam-jam tertentu diberlakukan peraturan bahwa dalam satu kendaraan pribadi harus memuat tiga orang atau lebih.  Disebut juga kawasan 3 in 1.

Rupanya aturan ini membuka peluang “usaha” baru.  Bagi mereka yang kesulitan menemukan teman untuk dimuat di mobilnya (agar menjadi 3 orang), bisa menggunakan jasa Joki.  Joki itu modalnya hanya badan.  So … sebelum masuk jalur 3-1 biasanya di pinggir jalan sudah banyak berdiri para joki yang siap membantu anda dalam melewati jalur poros Sudirman-Thamrin dan sekitarnya tersebut.  Tentu dengan imbalan uang.  Pengemudi tinggal meminggirkan mobilnya, dan mereka pun akan berlarian mendekati pintu mobil anda.  Dua yang tercepat, merekalah yang beruntung bisa menjadi joki anda.

Manusia itu dikaruniai akal (juga nafsu)
Agar joki tidak berebutan, dan juga agar uang jasa joki bisa diambil masuk kantung sendiri.  Maka banyak yang membawa serta anak-anak atau bayinya, dalam gendongan.

Dengan demikian mereka tidak perlu lagi membagi dua penghasilan mereka ketika nge-joki.  Taruhlah misalnya si pengemudi memberikan ongkos joki 30 ribu untuk dua orang.  Maka yang biasanya dia akan membagi menjadi 15 ribu untuk dia dan 15 lagi untuk temannya.  Kini dengan membawa anak dalam gendongan, seluruh 30 ribu akan masuk ke kantongnya sendiri  (Cerdas bukan ?)

Ya … ini cerdas … sekaligus mengindikasikan bahwa yang namanya sifat serakah, sifat tak mau berbagi, sifat ingin mendapatkan semuanya … bisa menyerang siapa saja.  Tak memandang status sosial !!!

Entah itu Pejabat tinggi … karyawan … maupun … joki di pinggir jalan !!!

(berlebihankah saya ?)
(Jika ya berlebihan … saya mohon maaf)

.

Incoming search terms:

  • joki 3 in 1

social network

niee

Gak berlebihan kok om. setuju saya. Tergantung kesempatannya kan. kalau yg si joki kesempatan serakahnya 30ribu perak dia ambil segitu. kalau karyawan serakahnya bisa diambil 200ribu dia ambil segitu. nah kalau pejabat serakahnya bisa ambil 100juta dia ambil segitu. Dan kalau joki dikasih kesempatan serakah 100juta seperti pejabat diambil segitu juga gak?

salam saya om 😉
niee recently posted..Award dari WordPressMy Profile

Imelda

cerdas dan licik? seperti kancil?
dan kancil ini di”agung-agungkan” sebagai cerita anak-anak Indonesia?
bisa bayangkan kelak anak-anak “kancil” yang pandai dan suka mencuri ketimun itu besarnya mencuri apa? hehehehe

Zizy Damanik

Om.
Kalau saya melihatnya justru demi kenyamanan pengendara. Jadi kalau pengendara butuh 2 orang — apalagi kalau dia perempuan — dia tentu lebih nyaman kalau membawa Joki ibu+anak. Harganya juga bisa hemat. Jadi 25rb. Hehe ini sih pemikiran saya saja Om, bila sewaktu2 saya butuh Joki maka saya prefer dua perempuan muda atau ibu+anak. Tapi tetep harus bersihhhh…. males gitu lihat Joki kayak gak mandi gitu. 😀
Zizy Damanik recently posted..Field Trip ke Outbound HolicMy Profile

Pakde Cholik

Benar sekali om
Akalnya ada saja untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya. Ada yang mengurangi timbangan, mencampur kedelai dengan krikil, tahu ditambahi dengan bumbu boraks, sapi dipaksa minum air sak gentong sebelum disembelih, bebek kurus disuntik air agar moleh, dan perilaku yang mendemonstrasikan keserakahan lainnya.

Beras saja katanya ada yang merendamnya dengan cairan tertentu agar tampak putih kinclong, semangka pucat dirubah merah kinclong.

Sayapun pernah kena getahnya, akibat serakah, uang saya yang jumlahnya cukup besar untuk ukuran saya, amblas….itu teguran Tuhan sehingga saya terima dengan lapang dada.

Salam hangat dari Surabaya
Pakde Cholik recently posted..Oleh Oleh Khas BaliMy Profile

chocoVanilla

Ooommm, apa kabar? Lama ndak main sini, maap yak. Biasaa kerjaan akhir tahun 🙁

Aku pernah pakai joki karena sangat kepepet, seorang anak kecil. Kasihan sih, lari2an berebut dg yg lain. Ongkosnya hanya 10 ribu bonus bau matahari yang bikin mumet 😛

Apapun, klo terpaksa pake joki lagi, aku lebih memilih ibu2 dan bayinya, itu juga klo bisa milih 😀
chocoVanilla recently posted..Lukisan Cinta, Episode 17My Profile

nanaharmanto

Pernah liat beberapa joki di Jakarta, tapi belum pernah pakai jasa Joki, Om… Joki itu muncul karena karena adanya peraturan 3 in 1 itu. yah, sayang juga ya, pelanggaran ada di mana-mana untuk ngakalin celah-celah peraturan yang sudah ada..
nanaharmanto recently posted..Kota kecil, apa peranmu?My Profile

krismariana

saya sering lihat joki itu di dekat kantor suami saya, Om. banyak berjejer. saya kadang mikir, ini sebetulnya apa nggak melanggar peraturan ya? yg namanya jalur 3-in-1 kan semestinya untuk mobil yang minimal berpenumpang 3. kalau dia mengambil joki di tengah jalan, bukankah ini “menipu”? kalau menurut saya sih, ini licik. saya lebih menyoroti pemilik mobil tsb. kalau dia mau jujur, ya dia mestinya tidak lewat jalur 3-in-1. itu membuka peluang bagi orang lain untuk melakukan hal yang licik juga… *berlebihankah?*
krismariana recently posted..Penghalang Itu Bernama BahasaMy Profile

Necky

bukannya serakah itu salah satu sifat manusia yang udah ada. Serakah itu khan orang2 yg tidak pernah bersyukur khan? mereka selalu mau mengambil lebih padahal yg dia ambil lebih bisa jadi HAK orang lain atau tidak menjadi kebutuhannya lagi bagi dia….
Manusia…oh manusia…..semoga saja kita selalu mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita….aamiin
Necky recently posted..Orientasi PelangganMy Profile

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge