KAKTUS

.
Minggu 2 Desember 2012

Seperti yang diceritakan oleh sahabat saya Uda Hardi Vizon, disini  http://hardivizon.com/2012/12/02/kopdangan/

Pagi ini kami menghadiri acara akad nikah seorang penulis novel, sang penganyam kata Daniel Mahendra.  DM secara personal mengirim e mail undangan ke saya.  Saya merasa tersanjung.  Kebetulan lokasi acara (sangat) dekat dengan rumah saya.  So … adalah kurang ajar sekali jika saya tidak bisa menyempatkan diri untuk datang di acara tersebut.

Akhirnya saya janjian dengan Uda Vizon.  Kami datang bersama-sama ke acara tersebut.  Saya berbahagia, akhirnya bisa bertemu DM secara langsung.  Saya juga sangat senang bisa bertemu dengan blogger-blogger lain yang juga diundang oleh DM.  Jadilah acara tersebut … Kopdangan (meminjam istilah Uda Vizon).  Kopdar sambil Kondangan.  Kalau Kondangan sambil Kopdaran itu disebut Kondaran (*eh)

Lalu … ada apa dengan KAKTUS ?
Kalau biasanya cindera mata pernikahan itu berupa kipas, kalender, pembuka botol, hiasan meja keramik, pena lucu, bingkai foto, mug ataupun benda-benda mati yang lain.  DM dan istrinya punya ide lain.   DM dan istrinya menghadiahi para undangan … dengan benda hidup … Tanaman KAKTUS dalam pot kecil.  Memang … ini bukan hal baru.  Saya pernah mendengar ada mempelai yang juga menghadiahi para undangan dengan benih atau bibit tanaman pada acara resepsi pernikahannya.  Tetapi KAKTUS ? … saya rasa baru kali ini saya mendapatkannya.

Singkat kata, acara selesai.  Saya dan Uda Vizonpun pulang, masing-masing membawa KAKTUS.  Saya mengantar Uda ke tempat temannya.  Tempat dimana dia numpang sementara.  Saya sebut numpang sementara, karena memang Uda baru pagi dini tadi datang dari Jogya.  Menitipkan tas pakaiannya di rumah rekannya tersebut.  Lalu beliau langsung janjian dengan saya pergi ke tempat acara DM.  Selesai menghadiri pernikahan … sorenya Uda harus mengejar pesawat ke Semarang.  Beliau ada acara di Semarang.

Tentu akan merepotkan Uda, jika harus menenteng-nenteng Kaktus berduri kemana-mana … mau dimasukkan ke dalam tas ransel pakaian … pasti susah.  Mau ditenteng pakai tas kresek … pasti akan ditanya oleh pihak karantina flora di bandara.  Pasti akan ada prosedural khusus, tata cara membawa tanaman dengan pesawat.  Pendek kata panjang urusan.

Akhirnya Uda pun memberikan KAKTUS itu kepada saya.  “Om ini buat om saja !!!”

So Uda … Walaupun Uda sudah memberikan Kaktus itu pada saya … namun saya tetap menganggap bahwa Kaktus itu tetap milik uda …

Kaktus dari DM

Kaktus tersebut akan saya jaga … akan saya rawat … akan saya pelihara … sebaik-baiknya, sebagaimana saya merawat kaktus saya sendiri. (*qiqiqi*)

Bagaikan memelihara persahabatan hangat yang selama ini sudah kita bina dengan baik.

(cie-cie-cie … so sweet banget nggak siihhh ghuweh …)

..

BTW.
Saya mau bertanya pada Pembaca sekalian …
Cindera Mata Perkawinan apakah yang paling berkesan yang pernah anda terima ?
Atau kalau anda sudah menikah, apakah dulu menyediakan cindera mata ? berupa apa ?
Boleh sharing tak ?

.

Incoming search terms:

  • bingkai foto dan bunga boleh di bawa ke pesawat
  • foto-foto nikah kaktus dengan atau
  • pengalaman membawa tumbuhan ke dalam pesawat
  • sapu kaktus

social network

nh18

Rada repot kalo di bawa naik pesawat …
pasti kena cekal karantina …
belum lagi durinya … bisa nancep-nancep tuh … hahahhaa

keke naima

stlh sy baca postingannya om Her, sy td berkunjung dulu ke blognya uda vizon dan sy jadi inget pernikahan sy beberapa tahun lalu :

1. Undangan — Undangannya mirip kayak waktu sy nikah. Waktu itu saya dan calon suami (kl skrg sih udah resmi jd suami.. hihi..) design undangan sendiri. Bentuknya cuma selembar undangan. Di bikin kayak post card gitu modelnya. Tapi kata salah satu kakek saya “undangan kok cuma selembar, udah kayak undangan ulang tahun anak-anak”. Wkwkwk.. Saya udah cape mendesign malah di komentarin kayak gitu 😀

2. Souvenir — Awalnya sempet kepikiran mau kasih benih bunga. Tapi karena waktunya gak cukup akhirnya kami memberi souvenir 1 tangkai bunga mawar merah asli (bukan plastik loh om). Banyak yan bilang souvenirnya unik, dan romantis. Apalagi yang namanya pernikahan kan suka dtg sama pasangan ya, jadi kalo di kasih bunga rasanya romantis kali buat mereka. Di tambah lagi tanggalnya 1 minggu sebelum 14 Februari.. Jadi banyak yang merasa romantis mendadak kayakya gara-gara di kasih souvenir bunga om
keke naima recently posted..Pasar Mini – Manfaat yang DidapatMy Profile

nh18

Undangan ulang tahun anak-anak ?
hahaha ada-ada aja komentarnya ya …

Yang penting informasi jelas …
namanya juga kan … woro-woro … pengumuman … bahwa yang namanya Myra dan Si Mas … sekarang sudah menjadi suami istri
agar tidak timbul fitnah …
tempatnya disini … diresmikan tanggal sekian … (sekitar sembilan tahun, delapan bulan, empat minggu, satu hari yang lalu)(reply ditulis 5 Desember 2012) 🙂 🙂 🙂

vizon

Terima kasih Om sudah bersedia menjaga dan merawat kaktus saya. Semoga mereka berdua tumbuh bersama dalam kedamaian dan kesejahteraan.. Tsah..! haha.. 😀

Kalau saya dulu tidak memberi souvenir apapun, Om.. Tidak kepikiran juga sih membuatnya waktu itu. Barangkali karena memang belum membudaya pemberian souvenir pernikahan di tempat kami saat itu.

Tapi, waktu adik perempuan saya menikah, saya sendiri yang membuatkan souvenirnya. Yakni sebuah buku kecil yang berisikan doa-doa yang saya ambilkan dari Al-Quran dan Hadis Nabi. Mungkin karena ada manfaatnya, setelah adik saya tersebut, ada beberapa orang temannya yang meminjam “naskah” buku kecil itu untuk digandakan dan dijadikan souvenir pernikahan mereka juga.

Nah, sekitar satu bulan yang lalu, saya menghadiri pesta pernikahan adik teman saya di Curup. Souvenirnya agak sedikit “maksa”. Yaitu, dua bungkus permen yang ditempeli kartu ucapan terima kasih sudah menghadiri acara tersebut. Kalau yang ini, sungguh bermanfaat. Sebab, begitu selesai makan, langsung deh di-emut tuh permen sebagai pencuci mulut, hehehe..
vizon recently posted..kopdanganMy Profile

nh18

Mengenai kumpulan buku doa itu …
waahhh itu gagasan yang baik Uda … bermanfaat pula …

mengenai dua bungkus permen ?
no comments
qiqiqiqi

nh18

BTW …
mungkin akan lebih seru … jika permennya itu permen yang bertangkai macam permen Kojek itu atau chup** c***

Pakde Cholik

1. Ketika saya menikah belum model sovenir untuk tamu kayaknya. Kado dari undangan berupa piring,gelas masih tersimpan di gudang Cimahi.

2. Sovenir yang saya terima dari pengantin sepertinya belum ada yang unik om. Sovenir berbentuk CD lagu-lagu juga sudah hal yang biasa kan.

3. Jika orang kaya menikahka anaknya lalu memberi sovenir untuk undangan berupa sapi perah gitu asyik kalee ya. Duh betapa repotnya ya. Pasti undangan yang kaya-kaya bilang : ” sapi perah ini untuk om saja deh, ribet mbawanya”

Salam hangat dari saya
Pakde Cholik recently posted..5th Anniversary GiveawayMy Profile

nh18

Saya suka jika ada pengantin yang menghadiahi CD berisi lagu-lagu kenangan mereka
(walaupun dalam hati saya membathin … ini royaltynya bagaimana ya ???)
hehehehe

Fely Funakoshi

Iya om, co cwit banget. Hihihihihi…..

Waktu saya nikah dulu souvenirnya tempat tissue, Om. Selain karena budget, juga karena pengennya ngasih sesuatu yang berguna, bukan cuma buat pajangan dan menuh-menuhin lemari aja.

Souvenir wedding paling menarik dan unik? Ehm… apa yah….. gak tau Om. kayaknya souvenir yang saya terima kalo dateng ke kondangan ya gitu-gitu aja modelnya. Mau jawab kaktus juga kok kayaknya nyontek. :p
Fely Funakoshi recently posted..ELLYN’S AND ATI’S WEDDINGMy Profile

nh18

Waahhh … ini juga menggambarkan …
(salah satu) mempelainya bekerja di perusahaan Asia …
🙂

opickaza

wah pak dosen uda memberikan sebuah kaktus nih ternyata ada ada aja yah kopdangan kopdar sambil kondangan wkwkwk ane baru tahu tuh bahasa maklum jarang melihat postingan di tmpat pak dosen uda vizion salam kenla yah pak
opickaza recently posted..Fortuner SUV TerbaikMy Profile

nh18

itu istilah karangan Uda Vizon saja tuh …
beliau memang kreatif
beruntung mahasiswanya … punya dosen kreatif seperti beliau

nh18

Hahaha …
mudah-mudahan sih tetap hidup Bundo …
Namun kalaupun nanti kering … akan tetap saya simpan … (paling tidak Potnya …)
hehehehe

Titik

Om, ingat postingan saya yang ini gak Om? Waktu itu Om komentar membayangkan yang tidak-tidak para tamu berkebaya dan berbatik menenteng2 tanaman. Nah, jawaban saya pakai sistem kupon/voucer. Ternyata di nikahan mas DM pakai cara itu juga. Jadi skrg udah gak membayangkan lagi kan Om? Hehehe…

Sovenir pernikahan yg paling saya suka: taneman. ^_^

nh18

Ah … Eja terlalu berlebihan …
biasa saja kok …
yang jelas … yang namanya silaturahmi itu … selalu harus kita jaga …
bukan begitu ?

Mechta

Jadi ingat wktu ke Yogja kemaren, gurunya ponakan saya menikah, trus souvenirnya sapu tangan… Sampai dirumah sempat kita bahas, bukannya sapu tangan biasanya diberikan buat para pelayat? itu yg banyak kami jumpai di Semarang. Ah…ternyata memang kebiasaan masing2 daerah berbeda ya…
Mechta recently posted..Paling tidak….My Profile

nia/mama ina

Dulu souvenir pernikahan saya gunting kuku hihihi…..abis persiapannya mefetbanget….plus waktu itu sy belum tau tempat yg menjual sovenir pernikahan….jd waktu mau beli kebaya di tabah abang…..pas lihatada yg jual sovvenir pernikahan lgsung beli aja dech..ngga mikir panjang kali lebar lagi….yg penting ada cindra matanya…..soale minggu depan agendanya udah lain lagi…maklum persiapan cuma 3minggu….waktu belanja cuma hari minggu doank hhehehh…..
nia/mama ina recently posted..Tentang WaluMy Profile

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge