PENGEMIS

.
Someway, somehow … bits and pieces … sepertinya saya pernah menulis mengenai hal ini.  Tapi saya lupa di postingan yang mana.

Yang jelas saya ingin sedikit membahas mengenai … reaksi orang ketika bertemu pengemis ataupun peminta-minta.  Entah di pinggir jalan, di restoran, di kendaraan ataupun yang door-to door dari rumah ke rumah.

Pada hakikatnya ada TIGA macam reaksi yang akan dilakukan oleh orang yang “di-emis-i” itu.  (eh kata dasar pengemis itu apa ya ?)(emis atau ngemis ?)

Tipe reaksi tersebut adalah :

1. KASIH
Tanpa banyak cincong … orang tipe pertama ini akan memberikan derma kepada pengemis tersebut.  Entah karena alasan kasihan atau simply tidak ingin diganggu lebih lama.  Ada yang pukul rata … (katakanlah 1000 rupiah) …  untuk setiap jenis pengemis, tanpa melihat performa usia maupun fisik.  Pokoknya minta ? … Kasih !!!
Tapi ada juga yang melihat keragaan.  Semakin merasa kasihan akan semakin besar nominal pemberiannya.

2. TIDAK KASIH
Tipe ke dua ini akan langsung berkata dengan sopan … “Maaf ya Pak … Bu … dik … kak … bang … mbak dan seterusnya”. “lain kali aja yaaaa…”

Tipe orang ini berpendapat bahwa memberikan uang pada pengemis … sama saja membunuhnya.  Ini laku yang tidak mendidik.  Membuat mereka malas.  Lebih baik uangnya disumbangkan kepada Panti asuhan atau pihak-pihak lain yang jelas-jelas membutuhkan.  Dan mereka mau berusaha keras untuk merubah nasibnya.
Don’t get me wrong.  Tipe kedua ini sama sekali bukan tipe orang yang kejam atau pelit.  Justru di banyak situasi, saya kerap menemui teman/handai taulan/saudara yang berperilaku (seolah) kejam dengan para pengemis ini.  Tak pernah memberi uang pada pengemis.  Namun … mereka itu, diam-diam tercatat sebagai salah satu donatur tetap di sebuah yayasan panti asuhan atau lembaga amil zakat tertentu.  Mereka rutin memberikan sedekah ke tempat-tempat tersebut.  Dan jumlah nominalnya pun tidak sedikit.

3. TERGANTUNG
Orang tipe ketiga ini … akan melihat situasi.  Dia akan “menakar” … melakukan “scanning” … terhadap pengemis yang meminta-minta di depannya.  Jika hatinya tergerak … maka dia akan memberikan dermanya.  Jika hatinya tidak tergerak … ya dia tidak akan memberi. 

Menurut pengamatan saya … orang tipe ini sangat banyak.  Memberi kepada pengemis dengan melihat-lihat situasi.  Mengandalkan ketajaman hati … untuk menilai … apakah pengemis tersebut layak dia beri atau tidak …

So …
Pertanyaan saya adalah …
Termasuk tipe yang manakah anda ???
Boleh sharing tak ?

Tak ada yang salah … tak ada yang benar …
Bukan pula untuk menilai perilaku mana yang lebih baik …
Semua pasti punya alasan mengapa berlaku demikian … !!!

Salam saya

.

.

.

.

Note :
Saya baru sadar … bahwa ternyata blog saya yang ini … tidak ada fasilitas “Polling” nya …
Coba ada … pasti sudah saya buat pollingnya deh …

Akhirnya bisa juga nih …

 

social network

keke naima

saya kayaknya tipe no.3 om.. selain menggunakan perasaan, biasanya kalo pengemisnya itu masih terlihat muda dan sebetulnya kuat utk bekerja biasanya sih gak sy kasih.. Malah sy gak sengaja pernah liat ada pengemis yang keliatannya ngesot, eh tau2 begitu “jam kerja”nya selesai dia jalan biasa dan ganti baju pk kemeja bersih.. Makanya skrg sy cukup hati2 juga kl memberi pengemis..
keke naima recently posted..Lomba Menghapal Al-Qur’anMy Profile

opickaza

kalau ane pada nomer tiga melihat situasi kalau orangnya buta tau cacat dan sebgainya dan sebagainya pasti aku kasih apabila orang sehat bugar belum tentu saya kasihan maka ndak di kasih uang mereka tuh
opickaza recently posted..Fortuner SUV TerbaikMy Profile

Wong Cilik

wah ternyata saya sama dengan jawaban mayoritas Om, nomor tiga, baik untuk pengemis maupun pengamen. Tapi kalau pas apes ketemu tukang palak, ya itu lain cerita Om … *nggak bisa menghindar maksudnya, meski kadang tawar menawar hi.hi.hi…
Wong Cilik recently posted..PulangMy Profile

saidah

Saya juga yg ketiga om…beneran scanning itu perlu soalnya dulu jaman saya masih kost, pernah kejadian saya dan temen saya waktu itu kita lg duduk depan kost trus datenglah ibu2 minta2 gitu lah ya pokoknya. Saya diem aja sambil ngeliatin ibu2 itu tp temen saya langsung ngasih duit yg saya tau mungkin maksudnya biar ibu itu cepet pergi…
Saya iseng nanya ke ibunya “ibu kan msh sehat dan bugar, kok mau sih minta2 ky gini…kan bs bantu2in org masak/nyuci dirumah org bu (jd art mksd saya)” trus dijawab sm ibu itu begini “males aku mbak…kalo jd tukang cuci mah upahnya dikit eh malah nyuci2in baju sm cd org” setelah itu dia berlalu…
Saya manggut2 aja…eh temen saya langsung mencak2 udah terlanjur ngasih duit, katanya tu ibu2 belagu bener hihihi
saidah recently posted..Baby Meca : 6th MonthMy Profile

Mechta

Yg ketiga… selain melihat kondisi pengemis juga melihat ‘cara’ dia meminta Pak… kadang2 ada yang maksa minta, malah gak akan kukasih, udah sebel duluan…hehe…
Mechta recently posted..Paling tidak….My Profile

nique

tergantung mood klo saya om 😀 tergantung hasil ‘radar’ juga 😀
beda sama suami, dia sih asal KASIH aja. mikir duit receh ini.
makanya tempo2 bisa jadi perdebatan antara kami berdua 😀
tapi tetep aja, gak ada ujungnya hahaha
nique recently posted..SelimutMy Profile

Pakde Cholik

Tanpa bermaksud riya saya hampir selalu ngasih.
Kalimat ” Jangan memberi ikan tapi berilah kail ” tak berlaku bagi saya karena tidak tahu caranya.

Soal dia membuat kaki patah atau luka-luka sandiwara itu urusan dia sendiri.

Salam hangat dari Surabaya
Pakde Cholik recently posted..5th Anniversary GiveawayMy Profile

niee

Aku milih gak kasih om. soalnya kebanyakan baca nerita pengemis dikota aku ini pendapatannya bisa 100k sehari. itu seh kalau sebulan lebih besar dari pendapatan PNS.. gak terima!! 😛
niee recently posted..Para PesertaMy Profile

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge