THE VOICE

.
“The Voice” adalah sebuah program audisi penyanyi … yang menurut saya mempunyai konsep yang sangat menarik.

Seperti juga kontes-kontes menyanyi yang ada di jagat hiburan dunia, konsep ini ternyata ada juga versi Indonesianya.  “The Voice Indonesia” dikelola dan ditayangkan oleh salah satu televisi swasta.

Tahap-tahap yang harus dilalui oleh para kontestan dalam program ini adalah … “blind audition”, “battle phase”, dan “live performance”.  (itu kalau tidak salah ya …)

Saya sempat menonton tayangan perdananya beberapa malam yang lalu.  Tahap Blind Audition.

Tahap blind audition menurut saya unik.  Ada empat juri sekaligus akan bertindak sebagai Coach mereka selama program ini berlangsung.  Ada Arman Gigi, Glenn Fredly, Sherina Munaf dan Giring Nidji.

Kontestan akan menyanyi menunjukkan kebolehannya.  Namun para juru akan membelakangi mereka.  Tidak melihat penampilan fisik mereka.  Namanya juga Audisi Buta bukan ??.  Juri hanya mengandalkan pendengaran mereka (bukan mata mereka).  Jika juri tertarik dengan kualitas suara, karakter dan penghayatan si kontestan yang sedang menyanyi maka si Juri akan memencet tombol merah yang ada di kursi masing-masing.  Dan saat itu kursipun akan berputar – berbalik … menghadap ke kontestan.  Juri akan dapat melihat penampilan fisik kontestan secara keseluruhan.  Jika seluruh Juri berkenan memencet tombolnya … semua kursi juri berbalik … dan semuanya tertarik untuk mengetahui lebih lanjut si Kontestan.  Maka kini giliran kontestan yang akan memilih … dia akan merapat ke Juri yang mana.  Dia akan memilih siapa “Coach” yang akan diajak kerjasama.  Juri/Coach tentu saja akan berpromosi untuk menarik minat Kontestan.  Apalagi kalau memang kontestan tersebut mempunyai mutu suara yang baik dan musikalitas yang bermutu.  Pasti mereka rebutan untuk memperkuat tim masing-masing.

Saya lupa ada berapa banyak Kontestan yang menyanyi di belakang juri waktu itu … Namun yang jelas … kualitas suara beberapa dari mereka memang sangat keren dan berkarakter.  Juri kadang berdebat untuk memperebutkan kontestan yang punya bakat luar biasa tersebut.

Sekali lagi … ini konsep yang menarik … Kontes menyanyi … yang awalnya hanya didasari oleh kualitas Suara dan penghayatan saja.  (Tidak atas dasar penampilan … tidak wajah cantik – ganteng … bukan karena goyangan heboh … apalagi melat – melet sensual … dan yang sejenisnya).  Hanya MODAL SUARA … THE VOICE.

.

Dan yang menarik kemarin adalah …
Ada seorang kontestan penyanyi, yang dulu terkenal.  Yang pernah menjadi TIGA BESAR ajang pemilihan menyanyi di stasiun TV yang sama, beberapa tahun yang lalu.  Tepatnya tahun 2003.  Sang juara ketiga tersebut rupanya ingin kembali memeriahkan ajang pemilihan penyanyi THE VOICE ini.  Please note … Tiga Besar itu artinya … waktu itu dia telah mengalahkan ribuan kontestan dari beberapa kota besar di Indonesia.  (FYI : program tahun 2003 tersebut punya rating yang sangat tinggi … ini program yang sangat populer waktu itu …)(tune “menuju puncak”nya begitu membahana dimana-mana)

.
Namun apa yang terjadi ?
Ketika dia menyanyi … ke empat juri … tidak ada yang memencet tombol saat itu …
Frankly speaking … Juri / Coach tidak ada yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kontestan tersebut.  Apakah si kontestan ini menyanyi buruk ?? Tidak juga.  Dia menyanyi dengan sangat baik.  Tak ada yang sumbang sama sekali.  Namun rupanya itu belum cukup baik untuk membuat para juri terkesan.

Dan ketika akhirnya sang Juara 3 tersebut selesai menyanyi.  Lalu juri diperlihatkan siapa sebenarnya yang sedang menyanyi.  Terperangahlah para Juri … !!!  Mereka tidak menyangka bahwa kontestan ini “come back” lagi.  Saya melihat ada perasaan rikuh … tidak enak … dan yang sejenisnya dari para Juri.  Karena bagaimanapun juga … sang kontestan tersebut adalah rekan sesama artis penyanyi juga.  Bahkan Glenn bilang … dia baru-baru ini pernah satu panggung, menyanyi dengan si Juara 3 tersebut.  Juri … speechless … mungkin merasa bersalah juga …

Saya hanya bisa berharap … kontestan yang satu ini tidak patah semangat …
Semoga dia bisa terus meniti karier … walaupun bukan melalui acara The Voice ini

Tapi … apapun itu … itulah yang terjadi …
Seorang mantan Tiga besar, sebuah ajang pemilihan penyanyi yang sangat terkenal dan heboh di tahun 2003.  Tidak terpilih oleh satupun juri pada malam itu … Tragis !
(Saya tidak bisa membayangkan … jika saya yang jadi kontestan tersebut … )(bagaimana perasaannya …)

Namun … Inilah seni suara …
Seni suara adalah seni kejujuran …
Dan memang seharusnya begitu … modal utama seorang penyanyi adalah … Karakter Suara, tekhnik vokal, musikalitas dan penghayatan …

Wajah … penampilan … goyang … dan sebagainya … itu prioritas nomer sekian …
(atau bahkan mungkin … sama sekali bukan prioritas … !!!)

 

Salam saya

om trainer1.

.

There’s no business like show business …
Dia bisa melambungkan seseorang setinggi langit …
dan di sisi lain …
dia pun bisa menghempaskannya ke jurang yang paling dalam …

.

.

social network

keke naima

ini menunjukkan kalo suara itu seperti makanan ya om.. Lidah dan telinga masing-masing orang bisa berbeda2 seleranya.. Gak ada rumusan baku..

Saya sendiri blm pernah nonton the voice yg versi Indonesia atau versi manapun (tapi jadi tertarik stlh baca postingan ini). Tapi ngomong2 ttg “blind audition” saya jadi inget sama salah satu kompetisi memasak di televisi yang namanya Hell’s Kitchen. Di episode tertentu setiap seasonnya selalu ada yg namanya blind test untuk para chef yg jadi kontestan di Hell’s kitchen.. Para kontestan di tutup matanya trus sama chef Ramsey mereka di suapin bahan makanan dan di suruh nebak nama bahan makanan itu. Ternyata banyak yg salah nebak, padahal mereka chef.

Trus di US masterchef 3, yang juaranya itu kan tuna netra. Kalo masak, dia cobain dulu bahan-bahannya. Bikin para chef jurinya terkagum-kagum.

Jadi kesimpulan saya pandangan mata itu kadang bisa menipu ya om.. Ketika kita ingin mendengar kualitas suara, mata ditutup supaya telinga bs bekerja maksimal. Ketika ingin merasakan kualitas masakan, mata ditutup supaya lidah bs bekerja maksimal..
keke naima recently posted..3 Syarat TerpenuhiMy Profile

ded

Saya belum pernah nonton acr the voice ini om #he3 ….iyalah wong sy jarang nonton tv#
Saya rasa ini adalah salah satu ajang pemilihan yang lebih fair.. 🙂

M. Syafi'i

Menarik sekali Om.
Saya jarang sekali lihat TV Om, jadi gak tau ada acara apa. Tapi dari sini saya bisa tau ada audisi yg memang menarik gak mengemukankan cover. tapi memang mencari dari dalam. eh suara termasuk dalam kan Om.

Salam Hormat saya Om.
M. Syafi’i recently posted..Piring EntengMy Profile

Lidya

saya pingin banget nonton hari minggu kemarin Om, tapi pingin nonton Karete Kid juga bingung deh 🙂 masih berlanjut kan ya acaranya. asyik ada yang ditunggu nih sekarang kalau nonton tv ketibang nonton si**t**n 🙂
Lidya recently posted..Belanja Baju Anak MurahMy Profile

arman

hehehe kasian ya si micky afi… tapi ya emang bisa aja terjadi gitu ya om… 🙂

saya ngikutin the voice (yang versi US) cuma pas season 1. emang seru sih blind audition sama pas battle round nya ntar. tapi setelah itu season2 berikutnya kok jadi bosen ya nontonnya. tetep lebih suka nonton american idol. 😀
arman recently posted..Love Is In The AirMy Profile

Jefry

Saya jadi ingat dengan program serupa yang ditayangkan di stasiun tv lainnya, mereka juga tidak meloloskan kontestan dengan suara yang bagus malahan menyarankan langsung rekaman..
Kalau menurut saya Micky seharusnya tidak perlu mengikuti kontes kembali seperti ini, dia kan sudah punya modal suara dan teknik menyanyi yang bagus harusnya langsung rekaman juga dan menelorkan lagu agar bisa dinikmati masyarakat luas..
Jefry recently posted..Cara Cek dan Pembayaran Tagihan Air PDAM Secara OnlineMy Profile

keke naima

Micky kalo gak salah juga jd penyiar salah satu radio anak muda di Jkt deh.. Kemungkinan kenal sm artisnya juga ada y, apalgi ktnya pernah nyanyi bareng Glenn. Trus waktu para penyiar radio bikin album nyanyi keroyokan (the broadcaster project), mickey kayaknya sih salah satu penyanyinya deh.. Harusnya sih bs cari jalan lain kl mau nyanyi, jgn lewat ajang adu bakat lagi…Mungkin gak ya ada “bumbu” drama show bizz? Iiihh kepo dan sok tau bgt ya sy om.. Hehe.. Tp mau ada “bumbunya” atau enggak sy tetep penasaran sm the voice.. Sp cari infonya di gugel.. Hehe..
keke naima recently posted..3 Syarat TerpenuhiMy Profile

nh18

Betul Chi …
sempat terbesit di benak saya … hhmmm mungkinkah ini bagian dari show business … menyuntikkan efek drama dengan menampilkan penyanyi terkenal tersebut tapi tidak dipilih … apakah ini diatur … dsb dsb dsb …

tapi jika terjadi demikian … bahwa ini bagian dari skenario pertunjukan … maka … sang penyanyi itu sungguh mempertaruhkan reputasinya …

Salam saya Chi
nh18 recently posted..THE VOICEMy Profile

Bibi Titi Teliti

Oooom…
kontes ini entah mengapa kok pada ditayangkan bersamaan gitu yah…
Sempet beberapa kali nonton x factor, tapi sama kayak Arman sekrang lagi ngikutin American Idol 🙂

Nah yang the voice ini belum nonton ooom…
Coba ntar aku nonton deh…

Walopun buatku dalam acara kayak gini lebih seru proses audisi nya dari pada konsernya 🙂
Bibi Titi Teliti recently posted..(Terpaksa) Narsisis ArtistikMy Profile

Orin

Sempat liat sebentar Om, pas si konsestan memilih di-coach sm Giring, versi USnya jg pernah nonton sekali2, tapi ga terlalu intens nontonnya hihihihi.

Kesian ya om sang juara 3 itu, kalo tidak ada ‘rekayasa’, secara psikologis pasti dia down ga terpilih sama sekali begitu..
Orin recently posted..Si Kupi vs Si JukiMy Profile

applausr

memang hanya melalui pandangan kita sering membuat justifikasi tersendiri. Bahkan cederung tidak objective, tapi kalau sudah begini, semua lebih terang. Tapi sebenarnya si juara 3 itu tidak perlu berkecil hati, karena walaupun begitu, tetap saja ada unsur objectivenya. Mood si juri juga mempengaruhi keputusan saat itu… 🙂
applausr recently posted..Tanda Tangan Tanpa NamaMy Profile

prih

Jadi pengin nonton acaranya, paket bisnis paduan kualitas suara dan kemasan pemilik suara aset suksesnya nih. Senada dengan blind review artikel jurnal, kadang membuat banyak pihak tercengang. Salam

Necky

om enha…saya sih berpendapat kalau semuanya itu sudah ada di skenario lho. Ini adalah drama yang diracik sedemikian rupa agar para penonton di sentil perasaan maupun egonya. Mau X factor atau American Idol atau The voice..yg dicari oleh stasiun TV adalah Rating….yg penting kita nikmatin aja seperti nonton Hello Stranger ….hehehehehe piss ah
Necky recently posted..Etika BerkendaraMy Profile

niee

aku baru tahu ada acara ini om, biasanya yang orang sering omongkan itu x-factor sekarang, itupun aku juga belum nonton, hehehehe,,

soal yang menang juara 3 AFI itu kok aku lupa yak siapa >.<
niee recently posted..Tersesat di BragaMy Profile

nia/mama ina

saya pernah nonton sekali om…tapi pas ada Micky saya ngga nonton…padahal waktu acara AFI saya ngefans banget sama dia hihihihi…..tapi sepertinya ini ada unsur skenario om…soale AFI kan dulu di indosiar juga…..ini baru dugaan loch hehehhe…..

Pakde Cholik

Penilaian terhadap sesuatu yang tak ada ukuran panjang,lebar,tinggi memang ada unsur subyektifnya.
Demikian pula tersingkir atau majunya kontestan berdasarkan banyak-sedikitnya sms yang masuk manurut saya agak kurang jos. Jika saya punya pulsa sak truk tentu Bella akan menang,bukan.

Bahkan, kelak, juara I pun belum tentu bisa mengorbit di dunia hiburan karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Contoh sudah banyak. Mereka yang moncer di arena kontes akhirnya tak terdengar kabar beritanya.
Sebaliknya,mereka yang juara V atau 9 bisa bolak-balik tampak di layar kaca.

Satu hal yang ingin saya sarankan kepada penyelenggara bakat-bakatan.Kalau ada dua kontestan yang sama bagusnya antara penari Gambyong dengan breakdancer, mbok penari gambyong yang dipilih.
Jangan sampai, nanti, kalau acara 17an, bukan penari masal daerah yang ditampilkan tapi ribuan breakdancers yang muncul.
I Love tarian daerah Indonesia.

Salam hangat dari Surabaya
Pakde Cholik recently posted..Usaha Rumahan Membuat Kue Murah:3 Kunci Utama KesuksesanMy Profile

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge