MADRE

.
Ini judul film.  Film ini diadaptasi dari novelette Dewi Lestari berjudul sama.  Bercerita mengenai romantika di seputar “biang roti” yang dipanggil dengan nama sakral … “Madre”.

Madre diambil dari bahasa Spanyol yang berarti Ibu.  Madre si biang roti … “ibu” yang menghidupi banyak manusia.

Settingnya menarik, mengambil tempat di sebuah gedung tua.  Harus saya pujikan bagaimana penata set / penata artistiknya berusaha menemukan dan menghadirkan nuansa toko roti plus pabrik roti tempo doeloe dengan segala pernak-perniknya.

Pemerannya adalah Vino G Bastian dan Laura Basuki.  Didukung prima oleh akting pemeran pembantu kawakan …Didi Petet.
(FYI : Diceritakan juga di dalam cerita ini bahwa Vino adalah seorang blogger dan Laura adalah pembaca setianya).  Blogger ada dalam filem Indonesia euy …)

Selain mereka bertiga … film ini juga didukung oleh beberapa pemeran pembantu lainnya.  Berbeda dengan sinetron atau film horor kacangan keluaran “rumah produksi yang satu” itu, yang gemar sekali memajang wanita cantik sexy, yang anggota badannya “meleleh” kemana-mana, sebagai pelengkap untuk melariskan film-film produksi mereka. 

Film ini BUKAN tipe film seperti itu  … film ini jauh dari aksi pemeran pembantu dan pelengkap (yang tidak perlu) seperti itu …

Sesuai dengan plot cerita dari Dewi Lestari … tokoh sentral selain Vino – Laura dan Didi Petet, ada lagi kuartet Manula, pengikut-pengukut setia toko roti Tan De Bakker.  Keberadaan para Manula di film ini sangat terasa memperkuat nuansa historis dari Tan De Bakker ini.

Manula-manula ini diperankan dengan baik oleh Titik Qadarsih, Gatot W Dwiyono, Lisa H Pandansari dan Savitri Nooringhati.  Jujur saja saya hanya mengenal dua nama yang pertama.  Titik Qadarsih adalah mantan peragawati dan model yang sangat terkenal di jamannya.  Gatot W Dwiyono satu dua kali saya lihat di televisi, dan biasanya memerankan tokoh orang tua yang miskin.  Dari beberapa referensi saya baca bahwa Gatot juga bermain teater.

Sementara dua nama yang lain Lisa dan Savitri … terus terang saya tidak mengetahui sebelumnya siapa mereka.  Yang jelas … akting mereka sangat baik disana …. Mereka betul-betul mendukung peran Vino dan Laura sebagai pemeran utama …  Saya rasa Ibu Lisa dan Ibu Savitri pasti pernah mempunyai latar belakang seni peran juga.

Pendek kata saya sangat terkesan dengan Lima Sekawan … pemeran manula pada film Madre ini … Didi Petet, Titik, Gatot, Lisa dan Savitri.

Respek saya untuk mereka !

Ada yang sudah pernah nonton film ini ?
Ada yang mengetahui siapakah Ibu Lisa dan Ibu Savitri tersebut ?

(mohon maaf jika sekiranya ada salah ejaan nama)

 

Salam Saya

om trainer1

.

.

social network

LJ

ini tontonan wajib kita ya om.. sekalinya ada blogger difilm-in.. dan keren!

#kapan sampe ke bukik ini film..? 😛

usagi

kemarin baru nonton film ini,,
dan keren suka sama kutipan-kutipannya
terutama dibagian
“kemarin hidup ku sederhana, dan hari ini hidupku lebih kompleks”

filmnya sebenernya biasa aja, laura gak begitu bagus,,
tapi untung ada 5 sekawan itu,, mereka yng menghidupkan cerita..

Andri

Dear Om Trainer,

Sebelumnya saya memohon maaf apabila saya salah dalam penulisan nama Oom. Dan semoga Oom berkenan berkenalan dengan saya, perkenalkan saya andri.
Saat ini saya beraktivitas mengelola usaha saya di bidang event organizer yang berdomisili Bandung.

Berkenaan dengan dengan tulisan Oom, saya bermaksud untuk memberikan informasi tentang pertanyaan Oom, ” Ada yang mengetahui siapakah Ibu Lisa dan Ibu Savitri tersebut ?”

Kebetulan Ibu Savitri Nooringhati adalah ibu kandung saya, saat ini beliau berdomisili di Bandung.
Beliau adalah seorang pensiunan guru pada sekolah Menengah Kejuruan Karawitan di Bandung (SMKN 10) dengan bidang studi teater dan tari.

Kehidupan masa kecil kami bersama beliau, banyak dihabiskan di back stage sebuah gedung pertunjukan di Bandung yang bernama Rumentang Siang,karena beliau tergabung dan menjadi salah satu founder serta trainer di Studiklub Teater Bandung (STB) bersama para seniman teater lainnya di Bandung.

Saat ini beliau menyibukkan dirinya sebagai wedding organizer, walaupun beliau hanya cenderung / fokus terhadap tata cara serta adat istiadat sebuah prosesi pernikahan.

Kami, anak-anaknya, cukup surprise begitu mendengar kabar beliau terlibat dalam film Madre ini.
Dan kami bersyukur karena beliau merasa sangat senang dapat terlibat dalam film ini.

Demikian yang bisa saya sampaikan Om, semoga informasi ini bermanfaat .

Sehat dan Sukses terus buat Om Trainer
Dan Maju Terus Dunia dan Seniman Film Indonesia..

hormat saya,
andri

nh18

Andri …
Saya sangat surprise sekali ada komentar dari Andri …
Terima kasih sekali informasinya …
saya yakin ini berguna bagi pembaca lainnya …

Betul dugaan saya … Ibu Savitri sudah terbiasa berkiprah di dalam seni peran … Beliau bermain dalam Madre dengan baik sekali …

Salam Hormat saya untuk Beliau

Sekali lagi terima kasih atas tambahan informasinya …
sukses untuk semua …

salam saya

Andri

Dear Om Trainer,

Terimakasih kembali Om 🙂
Senang bisa berkenalan dengan Om Trainer..
Juga salam kenal dari saya untuk semua participant dalam blog Om Trainer ini.

Dan dengan senang hati akan saya sampaikan salam dari Om ke beliau.

Sekali lagi terimakasih banyak Om..

salam
andri

chocoVanilla

Belum nonton dan belum baca bukunya jugak hihiihihi…
Padahal tiap ke Gramedia selaluuuu megang ni buku tapi pasti gak jadi beli, malah beli yang lainnya. Baiklah, nanti klo ke toko buku tak belinya 😀

saidah

Baru liat traillernya Om hehehe entah bisa atau gk nih nonton filmnya, kepengen banget krn belakangan ini udah gk pernah lg nonton ke bioskop dan jd banyak ketinggalan film2 seru yg rilis akhir2 ini huhuhu
saidah recently posted..Si Anak BujangMy Profile

vizon

Belum baca bukunya, apalagi nonton filmnya..
Kalau pulang ke Jogja nanti, insya Allah saya nonton, Om.. Penasaran dengan film ini. Apalagi dengan para pemerannya, seperti yang Om ceritakan di atas. Terkhusus Ibu Savitri yang mendapat komentar langsung dari anak kandungnya di blog Om ini.. 🙂
vizon recently posted..dahulu dan baharuMy Profile

yuniarinukti

Om saya sudah baca bukunya lho. Dan terus terang sejak nonton rectoverso saya juga tergila-gila dengan film ini. tapi sampai sekarang belum sempat nonton sih 😛

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge