MENUNGGU

.

Pagi masih gelap.  Hafiz sudah berjalan tertatih menyusuri pematang.  Beberapa kali dia terbatuk.  Dihirupnya udara pagi yang segar.  Nafasnya ditahan sebentar lalu dihembuskan perlahan.

Hafiz pun bergumam

“Masih berapa lama lagi aku disini ?”

“Tuduhan itu sungguh keji. Aku difitnah”

“Oh Azizah, masihkah engkau menungguku ?”

.

Sudah ribuan kali lelaki tua renta itu termenung di pematang yang sama.  Di bawah papan nama bertuliskan … Nusa Kambangan.

 

kontes

social network

vizon

Dengan penuh hati-hati, Fadli meletakkan kertas lusuh berumur puluhan tahun itu di atas mesin pemindai miliknya.

“Fadli, apa yang sedang kamu lakukan?”, seseorang mengagetkannya.

“Ini harus diselamatkan, ini adalah dokumen penting”

“Itu hanya surat, Fadli, tidak ada artinya apa-apa”.

“Ini surat cinta yang dikirim kekasih Nenek puluhan tahun yang lalu kan? Ini harus diselamatkan”.

“Buat apa?”

“Buat penghibur, sambil menunggu kepulangannya dari Nusa Kambangan”.
vizon recently posted..berawal dari al-manarMy Profile

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge