KRITERIA PENILAIAN LOMBA NYANYI

Beberapa waktu yang lalu pak De Abdul Cholik meminta saya untuk menjadi juri dalam “Giveaway 66: Dangdut Cerdas On the Blog”.  Sebuah lomba menyanyi.  Peserta diminta menyanyikan sebuah lagu dangdut, merekamnya dalam bentuk video, upload di youtube.com atau situs lain, lalu share di blog.

Saya menerima tugas ini dengan gembira.  Ini tugas yang sangat menarik.  Saya memang senang musik.  Saya pun pernah tiga tahun bekerja di sebuah yayasan pendidikan musik vokal untuk anak-anak.  Sempat beberapa kali saya diminta oleh ketua yayasan untuk menjadi juri lomba nyanyi, baik internal yayasan maupun di luar yayasan.

Mungkin beberapa pembaca (yang tertarik untuk ikut serta lombanya Pak De) akan bertanya :

“Biasanya kalau jadi juri menyanyi itu yang dinilai itu apa sih Om ?”

Begini …
Biasanya ada beberapa hal yang akan diperhatikan.  Namun untuk kali ini saya sederhanakan menjadi tiga hal saja …

1.Timbre Suara :
Atau warna suara.  Setiap orang punya warna suara masing-masing.  Suara khas milik masing-masing.  Kadang tanpa melihat orangnya, kita sudah mengenal ini suara siapa.  Hanya dari suaranya saja.  Ada orang yang dikaruniai warna suara yang indah, empuk dan bagus. Ada pula yang suaranya cempreng, tipis dan nyelekit kedengarannya.

2.Teknik
Ada banyak hal yang mendukung seseorang untuk bisa menyanyi dengan baik.  Saya tidak bermaksud untuk membuat njelimet. Saya sederhanakan saja urusan teknik ini menjadi menjadi tiga hal yaitu : pitch control, dinamika dan artikulasi.

Pitch control arti sederhananya adalah kemampuan untuk menyanyi dengan nada yang benar, intonasi yang benar. Tidak sumbang.

Dinamika adalah kemampuan menyanyi yang sesuai dengan tempo yang ditentukan, mengikuti alunan musik.  Tidak kecepetan, tidak kelambatan.  Selain tempo, yang diperhatikan dalam dinamika menyanyi adalah keras dan lemahnya volume menyanyi.  Penyanyi yang baik tau kapan dia harus menyanyi lembut, kapan dia harus keras.  Cepat-lambat-keras-lembut itulah dinamika menyanyi.

Artikulasi adalah cara mengucapkan kata-kata atau syair lagu. Artikulasi syair lagu itu harus diucapkan dengan jelas.  Pada hakikatnya menyanyi adalah menyampaikan pesan dengan menggunakan suara yang harmonis.  Jika pesan tidak jelas? ya percuma.  Sederhananya kalau menyanyi itu jangan kumur-kumur, nggremeng, kata-katanya nggak jelas. Macam beberapa oknum pengamen di lampu merah dan angkot itu.
(… cekep sekele eke mereseeee … kegegelen cente …)

3.Penghayatan
Ini adalah unsur yang paling penting.  Penyanyi yang baik tidak saja menyanyi dengan teknik yang baik tetapi juga harus punya penghayatan yang baik juga. Dia harus mengerti isi lagu yang dia nyanyikan. Lagu sedih? Putus asa? Pengharapan? Cinta? Bangga? dan sebagainya.  Setelah mengerti lagu yang akan dinyanyikan itu tentang apa? Maka penyanyi yang baik tentu akan menginterpretasikan lagu tersebut kedalam alunan suaranya. Lewat mimik mukanya, lewat gerakan tubuhnya. Lewat emosinya.  Lewat penampilan keseluruhannya.

Jadi begitulah …
Menyanyi itu pada hakikatnya adalah menyampaikan suatu pesan kepada para pendengarnya, yang dikemas melalui sarana suara dan alunan musik yang harmonis dan indah.  Penyampaian tersebut akan semakin indah jika didukung dengan timbre – teknik dan penghayatan yang baik pula.

Selamat Berlomba !!!

piano1

@nh18

Salam saya

om trainer1.

.

.

.

Incoming search terms:

  • kriteria penilaian lomba nyanyi
  • format penilaian lomba menyanyi
  • kriteria penilaian lomba menyanyi tunggal
  • kriteria penilaian lomba menyanyi
  • kriteria penilaian lomba karaoke

social network

This entry was posted in Music and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to KRITERIA PENILAIAN LOMBA NYANYI

  1. Saya langsung ga PD liat GA nya Pakde itu. Suara saya lho kalo kata orang, berat-berat basah gitu *ehgimana. Ya intinya sy ga bisa nyanyi. Kcuali buat diri sndiri aja sih hehe.

  2. Fahrizi says:

    Kalau saya engga bisa nyanyi om Nh… jadi kalau ingin menyampaikan perasaan cuma bisa lewat puisi saja…

    Salam Om Nh… 🙂
    Fahrizi recently posted..KesabaranMy Profile

  3. Saya langsung sodorin ke suami nih postingan GA ini. Berhubung pas GA Stand Up Comedy kemarin beliaunya ogah, terus nyeletuk “Kalau GA nyanyi saya berani deh..”

    wkwkwkw..kita lihat saja nanti 😀

  4. monda says:

    selamat menjuri ya oom
    sepertinya bakal jadi tugas yang seruuu deh ini
    monda recently posted..[Profil]: Wiwid Wadmira dan Anak KembarMy Profile

  5. Niee says:

    Aaaahhh. Kalau pake kriteria seperti iu aku kategorinya gak bisa nyanyi om 😆
    Niee recently posted..HKTrip – HotelMy Profile

  6. Abdul Cholik says:

    Terima kasih pencerahannya Om.
    Saya suka menyanyi, apalagi di tentara sering banget saya ketiban sampur.
    Pokoknya maju, soal pingsan di depan urusan nanti hahaha
    Salam hangat dari Surabaya
    Abdul Cholik recently posted..Giveaway 66: Dangdut Cerdas On the BlogMy Profile

  7. Satusatuen says:

    Ooh, jadi gitu ya om. Pantesan waktu itu saya ngga lulus audisi ceribel.

  8. rodame says:

    Makasih bnyk Om ilmunya. Siap ngedangdut nih.
    rodame recently posted..Lebih ‘Smart’ dengan Lagu dan Musik dari Aplikasi MelOnMy Profile

  9. oRiN says:

    aduh jadi bimbang oom… saya suka nyanyi, tapi sepertinya tidak memenuhi standar penilaian… soalnya denger rekaman sendiri juga malah malu hihi

  10. Eko Nurhuda says:

    Lagi pilih-pilih lagu yang cocok dengan tipe suara saya nih ceritanya. *halah*
    Maksudnya, nyari yang nggak terlalu tinggi nadanya biar nggak slendro. hehehe…

  11. UNA says:

    Om NH!!! Terima kasih banyak yaaa!! Hihihi XD XD XD

  12. intanrawits says:

    Saya g bakat nyanyi om, timbre suara cempreng, apalagi teknik menyanyi, hehehehe kadang ngiri sama orang yang nyanyinya enak didengar
    intanrawits recently posted..Keep Calm, I’m Waiting for You, My Baby GirlMy Profile

  13. emila says:

    kalau pesertanya ada kata yang lupa bagaimana
    apakah didiskualifikasi?

  14. emila says:

    kalau pesertanya ada kata yang lupa bagaimana
    apakah didiskualifikasi?
    apakah bijadi pemenang ?

    • nh18 says:

      Menurut saya kalau syair yang lupa itu mengganggu keseluruhan makna … saya rasa akan mengurangi penilaian. Karena penghayatannya otomatis jadi terganggu.
      namun jika hanya salah/lupa satu atau dua (suku) kata saja … misalnya “mengapa kau begini” … jadi “kenapa kau begini” … (menurut saya sih masih bisa dimaafkan)(asal nyanyinya bagus lho ya).
      Tapi kalau sudah lupa syair satu bait … fatal.

      (ini menurut pendapat saya)(dan saya bisa salah)

  15. Asyiee says:

    Terimakasih pak Dee….

    Sangat bermanfaat…
    Semoga sehat selalu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge